Berikut ini adalah Alamat Gedung Kantor BEI:
Call Center Indonesia Stock Exchange
Alamat: Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 5150515
Fax: 021 5150330
Email: Callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Layanan gratis bebas Pulsa : 0800-100-9000 (Nasional)
Marilah kita berinvestasi dipasar modal yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI), jika dulu namanya BEJ. Berinvestasi dipasar modal/bursa efek adalah langkah yang bagus daripada berinvestasi pada investasi yang tidak resmi/bodong. Beberapa contoh investasi bodong yang sangat membikin banyak warga negara Indonesia adalah adclick express, speedline, profitclicking, NTMC, Bowo Jenggot, Bina Sinar Sejahtera (BSS),MMM, SSS, dan masih banyak sekali yang lainnya.
Pertanyaannya, Kok mereka sampai mau berinvestasi di program investasi yang demikian, padahal itu kan tidak resmi, belum jelas track recordnya, siapa dan bagaimana manajemennya, dimana alamatnya apakah dijamin oleh pemerintah melalui KSEI serta apakah masuk pengawasan OJK dan Bank Indonesia.
Jawabannya program Investasi diatas adalah bodong, abal-abal, sengaja menipu dana masyarakat dengan dalih investasi.
Namun kenapa mereka kok mau gabung? Mereka mau gabung karena beberapa faktor. Meskipun dari mereka yang merasa tertipu karena dananya tidak bisa kembali, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, pernah duduk dibangku sekolahan sehingga segala sesuatu harus difikirkan dan didiskusikan terlebih dahulu bersama orang yang lebih menegrti.
faktor-faktornya adalah:
1. Merasa tidak enak kepada orang yg menawarkannya, biasanya yang menawarkan adalah teman dekat, teman lama, saudara, guru, atasan dan lain sebagainya.
2. Tergiur dengan bunga dan komisi yang besar dalam waktu singkat.
3. Minimnya pengawasan/tindakan dari pihak yang berwenang. Biasanya pihak yang berwenang akan bertindak jika sudah ada pengaduan dari masyarakat jika investasi bodong tersebut sudah tercium gelagat tidak baiknya.
4. Dsb
Oleh karena itu marilah kita berinvestasi di pasar modal di BEI caranya melalui Perusahaan Sekuritas.
Perusahaan Sekuritas banyak tersebar di Indonesia. Pilihlah Perusahaan Sekuritas yang resmi dan bonafide, biasanya kebanyakan para trader saham akan memilih Perusahaan Sekuritas yang dari BUMN serta yang ada layanan Online Tradingnya, seperti Bank Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas dan lain sebagainya. Namun demikian banyak juga perusahaan sekuritas di Indonesia yang mempunyai layanan bagus.
Dan juga kita di masa sekarang sudah bisa bermain saham secara online menggunakan perangkat komputer, tablet, laptop dan yang lainnya yang terhubung dengan internet.
Baca Juga artikel saya tentang Cara Bermain Saham Online Pemula
Showing posts with label IHSG. Show all posts
Showing posts with label IHSG. Show all posts
Tuesday, October 4, 2016
Analisa Indeks Hari Ini IHSG dibuka Naik 11 Point Pada 13 Mei 2015
Hari Rabu tanggal 13 Mei 2015 IHSG terjadi kenaikan 11 point. Seperti yang di kutip dari detik.com bahwa menyusul hari selasa kemarin telah terjadi "Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa melanjutkan penguatan kemarin dengan naik 11 poin. Investor asing masih terus melepas saham."
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 13.175 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi Rp 13.195 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 11,533 poin (0,22%) ke level 5.217,145. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 2,930 poin (0,32%) ke level 905,171.
Membuka perdagangan, Rabu (13/5/2015), IHSG maju 18,663 poin (0,36%) ke level 5.224,275. Indeks LQ45 tumbuh 4,329 poin (0,48%) ke level 906,570.
Indeks bertahan positif berkat aksi beli investor domestik. Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat pagi hari ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 14,233 poin (0,27%) ke level 5.219,845. Sementara Indeks LQ45 naik 2,830 poin (0,31%) ke level 905,071.
Kemarin IHSG mampu mempertahankan posisi di level 5.200 setelah naik 33 poin. Dana asing hampir Rp 400 miliar hengkang dari lantai bursa.
Dalam 2 hari berturut-turut, bursa saham Wall Street bergerak lesu. Investor masih bertanya-tanya soal rencana bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), menaikkan suku bunga acuannya.
Bursa-bursa regional pagi hari ini bergerak variatif. Lesunya pasar saham global memberi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 13.175 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi Rp 13.195 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 11,533 poin (0,22%) ke level 5.217,145. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 2,930 poin (0,32%) ke level 905,171.
Membuka perdagangan, Rabu (13/5/2015), IHSG maju 18,663 poin (0,36%) ke level 5.224,275. Indeks LQ45 tumbuh 4,329 poin (0,48%) ke level 906,570.
Indeks bertahan positif berkat aksi beli investor domestik. Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat pagi hari ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 14,233 poin (0,27%) ke level 5.219,845. Sementara Indeks LQ45 naik 2,830 poin (0,31%) ke level 905,071.
Kemarin IHSG mampu mempertahankan posisi di level 5.200 setelah naik 33 poin. Dana asing hampir Rp 400 miliar hengkang dari lantai bursa.
Dalam 2 hari berturut-turut, bursa saham Wall Street bergerak lesu. Investor masih bertanya-tanya soal rencana bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), menaikkan suku bunga acuannya.
Bursa-bursa regional pagi hari ini bergerak variatif. Lesunya pasar saham global memberi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 6,80 poin (0,03%) ke level 19.618,04.
- Indeks Hang Seng naik 42,62 poin (0,16%) ke level 27.449,80.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 17,53 poin (0,40%) ke level 4.383,68.
- Indeks Straits Times menguat 7,66 poin (0,22%) ke level 3.449,99
Subscribe to:
Posts (Atom)

